Rabu, 19 Oktober 2016

Cara Membuat ID Card Dengan Kertas PVC

Edit Posted by with 1 comment
Ada banyak hal berbeda jika anda hendak mencetak kartu ID card sendiri. Mungkin anda butuh kartu untuk sekolah atau perguruan tinggi atau perkantoran anda. Apakah anda telah memberikan pekerjaan ini ke orang lain?  Jika ya, maka kemungkinan anda telah tahu betapa mahal dan “ribet” proses ini.

Hal ini menjadi tantangan untuk mendapatkan cetak kartu identitas yang anda inginkan. Sehingga akan menjengkelkan bila kartu nya ternyata terjadi kesalahan walaupun kecil. Jika anda mempelajari pencetakan kartu sendiri, anda dapat menyederhanakan proses ini. Ketika anda mencetak sendiri, anda dapat mengendalikan secara langsung kartunya, tampilannya bagaimana, tata letaknya, dsb.

Perlengkapan Yang Harus Disediakan :
1.     Printer
Printer haruslah support dengan jenis tinta pigment, direkomendasikan printer epson, kalo canon kurang support karena sistem headnya sistem thermal. jika dipaksakan maka akan berakibat kebuntuan.
Tinta yang disarankan tinta epson yang ori sudah bagus, jika ingin yang lebih istimewa lagi pake tinta artpaper/ pigment, ini nih sist link tintanya http://fastprint.co.id/r32.tinta_pigment_-_durabrite.html
2.     Kertas PVC
Anda dapat membeli kartu PVC atau kartu plastik untuk mencetak ID card. Ada beberapa perbedaan dalam hal model, warna dan kualitas dan anda bebas memilihnya sesuai kebutuhan yang dikendaki. Kartu adalah bagian dari perangkat hardware yang anda butuhkan dalam mencetak ID card sendiri. Namun hal ini bukanlah menjadi sesuatu yang harus ada sebab terdapat beberapa produk lain yang bisa membuat kerja anda bahkan lebih mudah atau membantu anda dalam menambah sentuhan dan detail kartu yang dicetak termasuk didalamnya seperti hologram, dsb.
Kertas PVC, terdiri dari 2 lembar yang bisa diprint dan satu lembar PVC kaku.
3.      Laminasi
Laminasi merupakan sesuatu yang sangat penting untuk melindungi kartu, terutama yang dipakai setiap hari. Terdapat cara yang berbeda untuk mendapatkan laminasi ini tetapi satu cara termudah adalah membeli laminasi yang seperti kantung dan akan melindungi dan membuat tahan lama.
4.     Mesin Plong ID Card
untuk memotong/plong menjadi ID Card
5.     Tang plong ID Card
untuk membuat lubang pada ID Card sebagai tempat jepit


Langkah Membuat ID Card :

·           Silakan Anda desain ID Card di komputer menggunakan Corel Draw atau Photoshop dengan ukuran 5,4 x 8,6 cm. Posisi (portrait atau landscape) bisa Anda sesuaikan tergantung kebutuhan.
·           Anda set mirror (Epson) & Transfer T-Shirt (Canon) untuk mencetak di printer atau cetak terbalik ( kualitas Photo ).
·           Siapkan bahan/kertas PVC (bukan PVC kaku) masukkan ke printer, jangan sampai terbalik. Bagian yang di print adalah bagian yang tidak ada lapisan pelindungnya. ( atau yang halus).
·           Setelah Anda print tunggu hasil kering dahulu kira-kira 2 menit ( INX PIGMENT ) 3 menit ( INX ARTPAPER ) agar aman dan yakin 100% sudah kering.
·           Tempelkan Kedua kertas yang Anda prin tadi (bagian halus yang direkatkan) dengan PVC yang tebal, buka penutup plastiknya dulu.
·           Set suhu laminator menjadi 150 derajat, apabila panas laminator sudah tercapai maka masukkan ID Card PVC yang sudah dilengketkan tadi, kemudian Anda dinginkan dulu -+ 1-2 Menit.
·           Potong menjadi 2 bagian dengan pemotong kertas / Cutter.
·           Ambil mesin plong ID Card dan plong ID Card yang sudah Anda potong tadi.
·           Selesai

Jika anda masih bingung, silakan tonton video tutorialnya : https://www.youtube.com/watch?v=zLFy22m3odI

Keuntungan Mencetak ID Card Sendiri
Jika anda tidak yakin terhadap kartu cetakan anda, saatnya mempertimbangkan untung ruginya. Siapa yang tidak ingin menghemat biaya? Jadi mengapa harus menghabiskan banyak uang? Logika umum mengatakan bahwa jika ada yang lebih murah pasti akan anda kerjakan.

Jika anda mencetak kartu keanggotaan, kartu pegawai, kartu pelajar, kartu pasien atau kartu plastik lainnya, cetak id card sendiri dapat lebih cepat, lebih murah dan lebih mudah seperti yang anda pelajari. Disini ada beberapa keuntungan mencetak kartu pvc sendiri :
a.      Biaya per kartu lebih murah
b.      Tidak ada batas waktu jika anda membutuhkan kartu dalam jumlah sedikit
c.      Anda dapat merubah desain kapanpun yang anda mau
d.      Anda tidak harus menunggu 2-6 minggu untuk menerima kartu yang telah tercetak (jika menggunakan jasa orang lain)
e.      Anda bisa melakukan pengendalian kualitas dan dengan cepat dapat mengkoreksi kesalahan kartu
f.      Anda dapat mengawasi jalannya proses cetak kartu
Jika dilihat, keuntungan jelas lebih berharga dalam hal seperti ini. Coba kita lihat beberapa hal sebagai berikut:

Mencetak full color melalui perusahaan lain bisa menghabiskan biaya Rp.8000 bahkan lebih per kartunya dan cetak single color membutuhkan biaya sedikit dibawahnya. Namun, jika anda mencetak sendiri, anda mengeluarkan biaya kurang lebih Rp.5000 per kartunya  untuk cetak full color.

Ini masih penghematan per kartu!. Dengan beberapa perusahaan komersial pencetak kartu pvc, anda harus mempunyai minimum order (sering dalam jumlah sekian ratus) atau anda bisa mengenakan biaya lebih. Bagaimana dengan pembeli yang tidak membutuhkan ratusan kartu ?
Seperti yang telah disebutkan, tidak semuanya tentang biaya. Anda masih untung dalam pengawasan kualitas kartu, waktu cetak, dsb.



1 komentar: